Spread the love

Bigger welcome. Hello cool reader! welcome to roniswahid.com

Seperti biasa, gue mau berbagi pandangan mengenai sebuah film yang sedang tayang di bioskop. Dan film yang telah gue tonton kemarin (senin 29 oktober 2018) kali ini adalah film 3 dara. Film ini menceritakan kisah konyol dari ketiga orang yang melakukan kesalah besar dan berusaha untuk memperbaiki kesalah itu dengan cara yang licik. Dan kelicikan inilah yang berhasil membuat para penonton tertawa, menangis, dan juga penasaran. Termasuk gue.hehe

Sejatinya, kelicikan yang dilakukan oleh Jay (Adipati Dolken) dan kedua temannya ini merupakan cara tercepat untuk menyelesaikan masalah. Namun, sebagai mana kelicikan pada umumnya. Hal itu justru membuat masalah baru yang menuntut untuk diselesaikan secepatnya.

Pergerakan emosi dalam film ini merupakan pola yang sangat menarik untuk diikuti. Ketika menonton sempat terpikir akankah ketika menikah mengalami hal itu. Semoga tidak. Secara personal gue merasa masalah yang dihadapi oleh ketiga aktor utama film ini merupakan masalah yang sangat besar. Berbeda! Setiap orang memang punya cara tersendiri untuk menyelesaikannya. Namun apa yang mereka lalukan mungkin akan terlintas dipikiran kita. Sepanjang nonton gue ikutan penasaran dan membayangkan “Setelah ini apa lagi masalahnya”.

Hingga pada suatu kesimpulan berpikir, gue menyatakan bahwa setiap orang di film itu kecuali mereka bertiga adalah masalah. dan tentu mereka bertiga juga adalah masalah untuk orang-orang di sekitarnya. Dari setiap masalah di film ini, masalah yang paling seru adalah ketika kemunculan aktor kocak Soleh Solihun. Di sinilah puncak kesal bercampur tawa menghidupkan suasa film. Akting ketia pemeran utama ini ketika dicampurkan dengan komedi ala soleh solihun berhasil membuat penonton di sebelah gue gregetan. Terimakasih karena berhasil membuat perasaaan yang sama untuk penonton.

Sempat cemas karena film kemudian menghadirkan suasana horor ketika kemunculan si Eyang (Cut Mini) yang menghantui pikiran Affandi (Tora). Beruntung film kembali ke jalur komedi ala keluarga, sehingga bumbu horor terasa sedap karena penempatannya yang tepat.

Mungkin hal terpedih bagi para jomblo di film ini adalah sesuatu yang dialami richard (Tanta Ginting) berkaitan dengan ayahnya. Apalagi dia punya satu kunci istiwa untuk menyelesaikan masalah terbesar yang dialami mereka bertiga. Sayangnnya, kunci itu tidak sangat sulit digapai.

Sementara itu, banyaknya masalah di film ini juga bersatu padu dengan solusi dan juga hikmah yang di kemas dengan menarik. Meski belum menikah gue secara personal turut terharu mengikuti pola gabungan masalah keluaga dan komedi ala bapak-bapak di film ini. Semoga film ini bisa dikembangkan lagi dengan hadirnya Film dara 3. Buat yang penasaran bisa liat trailernya di bawah ini:

Film ini di produseri oleh Toha Essa, Lukman Sardi, Deni Dirmansyah. Penulis Naskah Nataya Bagya, dan para pemeran: Tora Sudiro, Adipati Dolken, Tanta Ginting, Cut Mini, Soleh Solihun, Rianti Cartwright, Fanny Fabriana, Ovi Dian, Rania Putri

Let's be friends:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *